“The Jupiters”

Manusia Biasa Yang Bukan Orang Biasa

Bagi para pecinta dirgantara tentu tidak asing lagi dengan tim aerobatik milik Angkatan Udara Inggris (RAF) Red Arrows atau tim aerobatik milik Angkatan Udara Australia (RAAF) The Roullets. Seakan tak mau kalah dengan Angkatan Udara negara lain dan sekaligus sebagai duta bangsa di angkasa, TNI AU juga membentuk sebuah team aerobatik. Berawal pada tahun 1978 dengan menggunakan pesawat F-86 Sabre, TNI AU membentuk sebuah team aerobatik dengan nama “Spirit 78” dan selama pengabdiannya, team Aerobatik “Spirit 78” mengalami beberapa kali pergantian nama. Pada tahun 1994, TNI AU menggunakan Elang Biru sebagai nama Team Aerobatik dan jenis pesawat yang dipakai adalah F-16 Falcon. Kemudian berganti nama menjadi Jupiter dan menggunakan Pesawat Hawk-53, team ini beraksi untuk pertama kalinya pada tahun 1997 pada saat HUT ABRI. Beberapa saat kemudian berganti nama menjadi “Jupiter Blue”, pesawat yang digunakan merupakan gabungan dari Hawk dan F-16. Jupiter blue sempat terhenti pada tahun 2001 karena pada saat latihan terjadi kecelakaan yang melibatkan dua pesawat dan mengakibatkan empat awak kedua pesawat gugur.

Jupiter adalah Callsign dari para Instruktur Penerbang di Lingkungan Pangkalan TNI Angkatan Udara Adisutjipto. Personel Jupiter merupakan rekrutmen dari skadron-skadron operasional yang ada di TNI Angkatan Udara. Setelah dianggap cukup memenuhi jam terbang di Skadron Udara asalnya, maka para personel penerbang yang telah meiliki kualifikasi Elemen Leader ( tempur ) maupun Kapten Pilot ( Helikopter dan Transport ) akan menjalankan pendidikan Sekolah Instruktur Penerbang selama kurang lebih enam bulan.

Dengan seiring meningkatnya anggaran pertahanan dari pemerintah, selain menambah dan memperbaharui alutsistanya, TNI Angkatan Udara juga mengaktifkan kembali tim aerobatik Indonesia yang bernama The Jupiters. Personel The Jupiters tersebut diambil dari para Instruktur Penerbang yang rata-rata telah mengantongi total ribuan jam terbang dalam karir penerbangnya. Semua Instruktur Penerbang di Lanud Adisutjipto baik yang berasal dari kesatuan tempur, transport dan helikopter memiliki kesempatan dan kemampuan untuk mengawaki tim tersebut, tetapi hanya enam personel saja yang diperintahkan untuk mengemban tugas mulia tersebut.

The Jupiters merupakan tim aerobatik kebanggaan Bangsa Indonesia dengan formasi terbarunya menggunakan pesawat latih buatan Korea Selatan tipe KT-1 B Woong Bee. Setelah vacum dari aktivitas show selama hampir satu dekade team ini telah unjuk kebolehan pada peringatan Hari Ulang Tahun TNI ke 66 pada 9 April 2011 yang lalu. Formasi enam pesawat dengan menampilkan keindahan berbagai bermanuver roll dan vertical telah memukau para hadirin yang menyaksikan setiap detik moment yang sarat dengan akurasi tinggi tersebut.

Mengadopsi manuver dari The Rouletes milik RAAF ( Royal Australian Airforce ) para penerbang handal yang sehari-hari juga mengajar sebagai Instruktur Penerbang di Sekolah Penerbang TNI AU di Lanud Adisutjipto ini telah berlatih minimal tiga bulan sebelum penampilan perdananya di hadapan rakyat Indonesia. Dua Personel telah dikirim ke Australia akhir tahun 2010 yang lalu untuk mendalami ilmu aerobatic dari “The Rouletes” RAAF ( Royal Australian Airforce ) yang kemudian sesuai harapan dua personel tersebut dapat menurunkan teknik yang mereka dapat selama belajar di Australia kepada seluruh anggota yang telah ditunjuk dalam The Jupiters.
Melengkapi penampilan sebagai tim aerobatik, akhirnya delapan pesawat KT-1 B Woong Bee merubah Livery lama menjadi warna merah dan putih yang melambangkan warna kebangsaan Indonesia sesuai Bendera Nasional. Memakai kostum / coverall merah, para penerbang tampak gagah dan serasi dengan livery pesawat yang siap menari-nari indah di udara.

Demikian beberapa bentuk manuver kebanggaan yang kerap ditampilkan The Jupiters dalam tiap shownya.

Beberapa manuver tersebut adalah manuver-manuver yang sangat beresiko tinggi dan memerlukan perhitungan yang tepat. Kesalahan sekecil apapun bisa mengakibatkan bahaya yang fatal. Semua dapat dilakukan oleh putra-putra terbaik bangsa Indonesia dengan sempurna tentunya setelah melalui latihan dan persiapan yang matang.
Saat ini The Jupiters telah menjalankan season kedua yang mana pada season pertama dipimpin oleh Letkol Pnb Ramot C Sinaga. Sedangkan The Jupiters season kedua leader dialih tugaskan kepada Letkol Pnb Dedy Susanto dikarenakan adanya tour of duty dan tour of area di lingkungan TNI Angkatan Udara. Dengan adanya perubahan leader tersebut maka member dalam formasi juga dirubah karena seorang leader tim aerobatik harus menjiwai jiwa tiap-tiap membernya.

Untuk kedepan agenda The Jupiters akan mengadakan show rutin dalam setiap event Nasional maupun Internasional. Layaknya tim aerobatik lainnya di dunia yang hadir dalam setiap pegelaran Airshow Internasional. Pengabdian tidak selalu dengan berperang, menjatuhkan bom maupun menembakan roket, membawa harum nama bangsa di kancah Internasional pun menjadikan bukti bahwa The Jupiters senantiasa mengembangkan sayap-sayap dirgantara hingga ke ujung dunia.

Pada hakikatnya manusia adalah makhluk yang hidup di daratan, telah menyalahi kodrat dengan bekerja di langit yang tanpa batas untuk bergerak. Sebuah tim aerobatik yang biasa dikancah kedirgantaraan Internasional tetapi diawaki oleh orang-orang yang luar biasa. Tim Aerobatik bukan hal baru di kedirgantaraan Indonesia, tetapi inilah kali pertamanya Indonesia melengkapi Tim Aerobatiknya dengan pesawat propeller yang tentunya memiliki efek putaran baling-baling sehingga menambah tingkat kesulitan yang dihadapi para jockey The Jupiters. Walaupun demikian bagi penonton bisa lebih menikmati keindahan pertunjukan karena gerakan yang seirama dan tampak pelan namun teratur dan rapih.

Harapan menjadi kenyataan dan semoga The Jupiters tetap eksis dalam tiap event kedirgantaraan Nasional maupun Internasional. Bravo Dirgantaraku! Bravo AURI ! Bravo The Jupiters!! * SevenEleven(J-711)

An Original Article ()

One thought on ““The Jupiters”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s