Diantara Pemahaman (Understanding) Dan Intelijen

Abstrak

j0316767Memahami dan mengembangkan sebuah pengetahuan untuk dapat memperoleh pemikiran yang baik sehingga kita dapat mengetahui apa yang telah dan sedang terjadi di lingkungan sekitar kita serta memperkirakan sesuatu yang terjadi untuk dapat mengenal dan mengantisipasi apa yang mungkin mengimbas sebagai sebuah proses pengolahan informasi yang akurat adalah peran penting dari sebuah proses intelijen. Terutama jika dikaitkan dengan konteks kepentingan dan tujuan nasional sebuah Negara maka “memahami, kekuatan dan mempengaruhi” adalah sesuatu yang dapat menjawab intelijen question yang terdiri dari “siapa, apa, bilamana,dimana, bagaimana dan mengapa”. Situation awareness, untuk mengidentifikasi sejumlah permasalahan yang kemudian dianalisa menjadi sebuah pemikiran yang luas dalam memandang sebuah permasalahan sehingga menjadi sebuah hasil yang berdasarkan pemikiran tersebut dan menjadikan siapa pun dapat memperkirakan sebuah cara untuk penyelesaian dari sebuah permasalahan.

Memahami (Understanding)

Sedangkan “pemahaman” dalam konteks pertahanan dapat pula didefinisikan sebagai persepsi dan interpretasi dari situasi khusus dalam rangka membentuk sebuah pemikiran dan perkiraan untuk mendukung efektifitas intelijen dalam men-support  penentu kebijakkan dalam memuat sebuah keputusan. Dalam mengembangkan sebuah pemahaman yang perlu diperhatikan adalah: kemampuan seorang atasan untuk dapat mengartikulasikan sejelas mungkin tentang requirement  yang dia butuhkan sehingga tidak ada kesalahan didalam proses intelijen yang akan dilaksanakan; kemampuan untuk dapat mengembangkan jaringan dan sistem dalam segala lingkungan dan kalangan serta adaptable didalam situasi dan kondisi apapun; memiliki pengetahuan yang baik tentang domain kebutuhan manusia bukan untuk memanipulasi melainkan untuk dapat “memahami, kekuatan dan mempengaruhi” menjadi sebuah situation awareness yang diharapkan; sehingga situation awareness dapat memberiikan gambaran secara umum di dalam medan operasi; mampu untuk dapat mengatur dan mengeksploitasi dengan jelas dan terintegrasi satu sama lain baik secara konvensional maupun secara penguasaan teknologi informasi dan komunikasi.

Intelijen

catur_3Intelijen dapat diartikan sebagai sebuah analisa informasi yang terarah dan terakuisisi dengan baik yang dikerjakan berdasarkan leader intention untuk membantu seorang leader didalam membuat sebuah keputusan, sedangkan informasi adalah sebuah data yang belum diolah dari deskripsi yang didapat dan akan digunakan dalam produk intelijen. Peran intelijen itu sendiri adalah untuk  mengembangkan pemahaman tentang informasi yang diperoleh; memberi dukungan pada seorang pengambil keputusan agar mendapatkan keputusan yang cepat dan tepat; dan mendukung monitoring dan evaluasi. Intelijen didalam sebuah Negara berbasis demokrasi merupakan bagian dari elemen nasional bangsa yang terdiri dari, Diplomasi; Informasi, Militer; dan Ekonomi. Intelijen termasuk dan memiliki peran diantara keempat elemen tersebut. Terutama di zaman berkembang pesatnya teknologi informasi dan komunikasi, tanpa peran intelijen dan pengolahan informasi maka institusi Negara tidak akan dapat berjalan secara efektif dan hal ini berlaku di semua Negara. Jika ada slogan “hancurkan suatu Negara maka hancurkan militernya”, dan “untuk hancurkan militernya, perlu dihancurkan intelijennya terlebih dahulu” sehingga sedemikian pentingnya setiap insan memahami tentang kepentingan nasional yang akan selalu tetap terjaga dengan adanya kegiatan intelijen Negara.

Implikasi Pemahaman bagi Pimpinan dan Staf Intelijen

Pemahaman yang baik dapat ditunjukkan bukan melalui perkataan, melainkan dapat dilihat melalui sikap dan aktifitas seseorang didalam melaksanakan tugasnya. Jika seseorang memiliki pemahaman yang baik maka kemungkinan besar dia akan memiliki etos kerja yang baik dibidangnya karena pemahaman telah membuat dirinya yakin dalam menghadapi permasalahan apa pun; sangat besar pula peran pemahaman (understanding) untuk dapat mempengaruhi diri sendiri, kawan bahkan musuh sekali pun; dapat merasa nyaman bekerja dalam lingkungan dengan permasalahan yang kompleks disertai hal-hal yang bersifat ambigu; mudah beradaptasi sehingga senantiasa menghasilkan keputusan yang bagus dengan tetap melaksanakan fungsi monitoring dan evaluate untuk mempelajari konsekuensi dan efek dari keputusan yang telah dikeluarkan.

Diantara memahami kemudian menciptakan sebuah analisa dari informasi yang diolah sehingga menjadi suatu bentuk pemikiran atau wawasan dan menciptakan situation awareness dalam bentuk perkiraan-perkiraan yang menjadi saran dan masukkan bagi seorang pemimpin didalam menentukan keputusan demi menuju pencapaian tujuan dan kepentingan nasional sebuah Negara. Demikian peran intelijen yang membutuhkan pemahaman dari seluruh warga Negara dengan harapan intelijen bukan saja milik institusi pertahanan, keamanan maupun badan intelijen saja melainkan sudah sewajarnya bahwa warga Negara adalah insan intelijen yang dapat mendukung kerahasiaan Negara; kepentingan nasional; tujuan nasional. Menjaga keutuhan Negara dengan pemahaman intelijen dan apabila tidak bisa, “diam adalah aksi” terbaik.

Bukan untuk membungkam arus demokrasi, namun hanya sekedar memberi pemahaman (understanding) dan intelijen untuk kepentingan dan tujuan nasional Bangsa.

Salam

SevenEleven

Ref:

  1. JDP 2-00, 3rd Ed, 2011

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s