Indonesia bukan milik umat Islam

Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu, maka penjajahan diatas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan. Dan perjuangan pergerakan kemerdekaan Indonesia telah sampailah kepada saat yang berbahagia dengan selamat sentosa mengantarkan rakyat Indonesia ke depan pintu gerbang kemerdekaan negara Indonesia, yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur.

Atas berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur, supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas, maka rakyat Indonesia menyatakan dengan inikemerdekaannya.

Kemudian daripada itu untuk membentuk suatu pemerintah negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial, maka disusunlah kemerdekaan kebangsaan Indonesia itu dalam suatu Undang-Undang Dasar negara Indonesia, yang terbentuk dalam suatu susunan negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat dengan berdasar kepada : Ketuhanan Yang Maha Esa, kemanusiaan yang adil dan beradab, persatuan Indonesia, dan kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan, serta dengan mewujudkan suatu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

————————–

QS: 2 : 208

Hai orang2 beriman…masuk Islam lah secara Kaaffaah…janganlah kalian ikuti jalan2 Syaiton…krn Syaiton adalah musuh yg nyata…(Al Baqarah:208)

Dan hanya Islam yg sanggup mengatur semua kehidupan manusia dan makhluk langit dan bumi..

————–
Entah dari mana asal muasal nya bangsa ini berdiri sebagai negara yang menganut paham sekulerisme. Karena jelas sekali dalam pembukaan UUD 1945 disebutkan bahwa negeri yang didirikan atas pengorbanan dan darah rakyat dari berbagai suku bangsa ini di ikrarkan atas rahmat Allah Yang Maha Kuasa, Yang Maha Memberi Perintah dan pencipta langit dan bumi.

Disebutkan pula bahwa sebuah susunan negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat dengan berdasar atas Ketuhanan Yang Maha Esa, baru kemudian mendasari sila-sila yang lainnya karena pengetahuan para pendiri negara ini bahwa pada hakikatnya Indonesia Milik Allah, karena bumi ini adalah Milik Allah yang diciptakan oleh Allah dan Indonesia ada di dalam bumi Allah.

Ketika rasa pilu mendengarkan manusia sekuler berkata “keluarlah kalian dari Indonesia jika ingin menegakkan Syariah Allah”, bukankah sewajarnya mereka berfikir, bahwa tak pantas mereka ucapkan hal tersebut jika karena mereka hidup di bumi Allah, kecuali mereka mau keluar dari langit dan bumi ciptaan Allah ini.

Sehingga jelas, bahwa insyaAllah Allah tidak melarang Pancasila sebagai pedoman negara, karena Pancasila telah tunduk kepada dasar-dasar Syariah sebagaimana para pendiri bangsa ini menyatakan bahwa kemerdekaan negera yang berdasarkan rahmat Allah serta sila pertama Pancasila yang mendasari sila-sila lainnya pun berdasarkan nilai-nilai Ketuhanan.

Kemudian, siapa yang menjadikan perubahan mendasar ini sehingga negeri ini jadi menganut paham sekuler?

Siapa usir umat Islam dari bumi Allah ini? Maka sebaiknya pergilah kalian keluar dari langit dan bumi ciptaan Allah.

Dalam momen Idul Fitri ini, marilah kita kembali kepada fitrah, fitrah sebagaimana disebutkan sebagai tujuan penciptaan manusia.

“Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari setetes mani yang bercampur yang Kami hendak menguji (dengan perintah dan larangan), karena itu Kami jadikan dia mendengar dan melihat.” (Al-Insan: 2)

Penciptaan manusia bukan sia-sia

Penciptaan manusia bukan suatu perkara yang main-main.

“Maka apakah kamu mengira bahwa Kami menciptakan kamu main-main (tanpa ada maksud) dan bahwa kamu tidak akan dikembalikan kepada Kami?” (al-Mukminun: 115)

“Dan janganlah kamu mengikuti sesuatu yang tidak kamu ketahui. Karena pendengaran, penglihatan dan hati nurani, semua itu akan diminta pertanggungjawabannya.” (al-Isra’: 36)

“ Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepadaKu.” (adz-Dzariyat: 56)

Bismillah…Indonesia Milik Allah…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s