Poros Maritim Apa Yang Diharapkan?

Coretan super singkat ini muncul ketika membaca cuitan seorang sesepuh bangsa berkata:

@chappyhakim: Poros Maritim, RI sangat membutuhkan kekuatan laut,sayangnya, kekuatan laut tidak banyak gunanya tanpa Air Superiority & Air Suprermacy !
https://mobile.twitter.com/chappyhakim/status/530501669977849857

——————–

Definitely agree, Sir!!!

Pada hakikatnya, Air superiority dan Air supremacy adalah transformasi dari kekuatan maritime yang di modern kan.

Kenapa, pada saat zaman majapahit dan sriwijaya kita kuat dengan kekuatan maritim? Karena saat itu belum ada pesawat terbang.

——————–

Poros maritim! Totally agree!

Tapi hendaknya pahami dulu hakikat dari maritim modern zaman ini…

Butuh kedewasaan yang baik untuk memahami domain per domain. Kita bisa lihat, bagaimana kekuatan US Navy?

——————-

Idenya simple dan sebenarnya semua orang sudah tahu, bahwa dahulu kala sebuah kapal perang adalah sarana terkuat sebuah negara untuk ekspansi keluar dari masa kegelapan.

Lambat laun, dari sebuah kapal layar, ketidakpuasan manusia ingin kembali kapalnya menjadi lebih cepat daripada milik musuhnya?

Hingga terciptalah sebuah mesin yang dipasang disebuah kapal…

Kemudian, ide dari sebuah burung, dimana secepat apapun kapal melaju ternyata masih kalah cepat dengan burung2 yang bertransmigrasi dari satu tempat ke tempat lainnya.

Hingga, singkat cerita terjadilah sebuah kapal terbang, bukan sebuah kebetulan, bahwa bahasa kapal terbang hanya ada di Indonesia yang merupakan sebuah negara maritim pada saat itu.

Sehingga pesawat atau aeroplane dalam bahasa Inggris disebut sebagai kapal terbang sebagai bahasa ibu yang tanpa disadari melekat dalam bahasa keseharian kita.

Karena melihat atau terobsesi sebuah benda melayang dengan cepat bermimpi sebagai sebuah kapal.

——————–

Kembali ke domain…apakah domain kita sebenarnya? Domain AU? AL?atau AD? Merupakan domain-domain kecil dan domain besarnya jauh lebih penting adalah domain NKRI?

Memang, semua masih dalam rabaan, bahwa ditakutkan menjadi sebuah kegamangan oleh program “anak emas” kelautan sehingga besar harapan domain-domain kecil tersebut tidak saling cemburu, padahal sesungguhnya program “trimatra terpadu” dari yang terdahulu sudah mengarah ke poros maritim yang sesungguhnya.

——————–

Poros maritim akan kuat jika ketiga domain tersebut menjadi satu dan kuat pula.

——————–

Kembali alur mundur pada sejarah pertahanan yang ada di dunia. Pada awalnya, sebuah negara tumbuh dan hidup dari daerah pesisir dimana sumber kehidupan melimpah di dalamnya.

Dilanjutkan dengan majunya pola berfikir sehingga dari daerah pesisir yang sering terjadi pergolakan dengan kehidupannya yang keras, maka bangsa-bangsa tersebut memindahkan pusat pemerintahannya ke arah pedalamanyang memliki sungai dengan harapan, tetap ada jalur cepat menuju pesisir tetapi dalam lingkup aman dan tidak mudah diserang lawan.

Dari sungai terciptalah sarana yang bernama kapal untuk menuju lautan, sehingga benteng di daratan diperkuat oleh sebuah pertahanan yang kita sebut saat ini dengan “defensif aktif” yang sangat sederhana. Ide bangsa pesisir yang penuh dengan lautan memang hidup kasar dengan perang, perang, dan perang.

Ekspansi, sebagai jawaban pasti, bahwa negara aman tidak akan diserang lawan apabila kita yang terlebih dahulu menyerang. Yang patuh menjadi kawan dan yang melawan luluh lantak terbakar bagaikan arang.

Manusia semakin pintar dan pesawat terbang menjadi jawaban pasti bahwa jarak dan waktu bukan lagi penghalang.

——————–

Poros maritim, yang tepat adalah dengan mengembangkan air superiority dan air supremacy di permukaan laut bukan lagi di atas daratan. Menggantikan peran the seventh fleet milik negeri paman Sam yang selalu berkeliaran di seputaran garis batas negara.

The seven fleet tidak lagi kita butuhkan, tetapi armada-armada pembawa kekuatan udara milik origin lah yang dibutuhkan. Armada kapal induk yang dahulu disebut tidak dibutuhkan karena kita punya banyak lahan untuk pangkalan udara, itu sebuah slogan usang karena poros maritim adalah pertahanan udara harus dari atas permukaan laut berlapis hingga daratan.

Singkat kata, sebuah harapan besar adalah kembalinya bangsa maritim yang jaya bukan sekedar mampu mengusir kapal-kapal ilegal dengan kapal perang saja, melainkan kemampuan sekaligus untuk mengusir kapal-kapal asing dan pesawat-pesawat asing sekaligus dari batas negara sebelum mereka berhasil memasuki wilayah kedaulatan kita dan terus berlapis hingga ke daratan.

Terus maju trimatra terpadu tanpa ego sektoral per domain untuk sebuah poros maritim demi kembalinya bangsa maritim yang jaya.

——————–

Paham dengan kodrat sebagai negara maritim pun harus paham dengan perkembangan zaman dan kemutakhiran teknologi.

Untuk mengulang sebuah kejayaan masa sejarah, bukan berarti harus kembali ke zaman sejarah…kembali ke hitungan hari per hari ketika semua sudah berpacu dengan hitungan per detik.

Karena kapal laut hanyalah sebuah titik tak bergerak bila dilihat dari angkasa…

4 thoughts on “Poros Maritim Apa Yang Diharapkan?

  1. sinergi 3 matra, maritim maju bersamaan bergandengan dengan kemajuan dan siapnya peran Udara/Air Superior dan juag land Superiror,,bergandnegan bersama tidak bis memikirkan 1 dulu untuk maju, ke arah sana telah dimulai sejak jaman SBY dimana kerja sama TOT dalam Matra maritim dengan adanya kerjsama Pembuatan dan TOT LPD, pembuatan KCR 40 dan KCR 60 serta kerjasama dgn DAMEN yg super mbulet dan melelahkan, tidak lupa peran Pembuatan Trimaran serta Kapal SelaM DSME, kedepan 5-15 tahun haru sbisa mandiri dgn segala daya dan upaya, TIDAK bisa program mendadak keren dgn membeli tiba2 dan menganak emaskan salah satu satuan krn ini mengusir pencuri ikan, mining, dllnya,,,patroli udara yg dilakukan TNI AU juga sangat berperan dalam penanggulangan ilegal di lautan, sediakan BBM dan biaya utk operasi tersebut, di darat juga diperlukan pengawasan pencurian ileglas logging serta ilegal mining,,wong di darat kelihatan,,pran Polisi juga bisa ditingkatkan bukan saling emmback up antar bandar enah itu apa matranya..salam..sitik mawon njih mas Brata

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s